Home Teknologi Satelit Mini Kembar NASA Menangkap Radiasi Inframerah Jauh dari Wilayah Kutub

Satelit Mini Kembar NASA Menangkap Radiasi Inframerah Jauh dari Wilayah Kutub

29
0

Dua CubeSats, bagian dari misi Energi Radiasi Kutub NASA dalam Eksperimen Inframerah Jauh (PREFIRE), menangkap data unik tentang radiasi inframerah jauh yang dipancarkan dari daerah kutub. Misi yang ditujukan untuk memahami keseimbangan energi Bumi, berfokus pada pelacakan panas yang keluar dari Kutub Utara dan Antartika—bidang studi yang sebelumnya belum dijelajahi. Data ini diharapkan dapat meningkatkan model dan prediksi iklim mengenai efek pemanasan global pada es, lautan, dan sistem cuaca.

Diluncurkan masing-masing pada 25 Mei dan 5 Juni 2024, dari Selandia Baru, CubeSats menghadapi masalah teknis awal. Unit GPS, yang penting untuk geolokasi data, tidak berfungsi di kedua satelit, mendorong tim untuk beralih ke metode alternatif untuk menentukan data sains. Terlepas dari tantangan ini, CubeSats mulai mentransmisikan data pada bulan Juli dan Agustus.

Data Pertama dari Jenis Ini Dipublikasikan

Sesuai blog baru-baru ini oleh NASA, produk data awal dirilis pada bulan Oktober melalui Pusat Data Ilmu Atmosfer NASA. Pengukuran ini adalah yang pertama secara sistematis mengukur radiasi inframerah jauh yang dipancarkan oleh daerah kutub. Tim misi PREFIRE mencatat bahwa emisi ini, dipengaruhi oleh uap air atmosfer dan tutupan awan, memainkan peran penting dalam memahami perubahan iklim Bumi.

Berbicara tentang pentingnya misi tersebut, Dr. Tristan L’Ecuyer, Peneliti Utama di University of Wisconsin-Madison, menekankan bahwa pengamatan ini dapat menyempurnakan prediksi dampak terkait iklim. Dalam laporan baru-baru ini, dia dikutip mengatakan, bahwa spektrum inframerah jauh tetap menjadi salah satu aspek yang paling tidak dipahami dari anggaran energi Bumi.

Langkah Selanjutnya dalam Analisis Data

Kumpulan data berikutnya dari misi PREFIRE dijadwalkan untuk rilis publik pada awal 2025. Para peneliti percaya temuan ini akan membantu masyarakat di seluruh dunia mempersiapkan diri untuk perubahan iklim dan pola cuaca. Operasi CubeSats diharapkan dapat terus memberikan wawasan berharga tentang bagaimana daerah kutub berinteraksi dengan sistem iklim Bumi yang lebih luas.

Sumber