Home Dunia Pemotongan bantuan AS akan membuat dunia ‘kurang sehat, kurang aman dan kurang...

Pemotongan bantuan AS akan membuat dunia ‘kurang sehat, kurang aman dan kurang sejahtera’: Guterres — Masalah Global

10
0

“Pemotongan ini berdampak pada berbagai program penting,” katanya kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York, menyoroti potensi gangguan terhadap pekerjaan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa, proyek pembangunan, upaya kontraterorisme dan inisiatif untuk memerangi perdagangan narkoba.

Dia mengungkapkan rasa terima kasih PBB “atas peran utama” yang telah dimainkan AS selama beberapa dekade dalam memberikan bantuan luar negeri, menyoroti bahwa berkat dolar pembayar pajak AS dan donor lainnya, lebih dari 100 juta orang setiap tahun menerima dukungan kemanusiaan melalui program PBB.

Namun, pemotongan itu terjadi pada saat krisis global semakin intensif, membuat jutaan orang berisiko kelaparan, penyakit dan pengungsian, katanya.

Konsekuensinya akan sangat menghancurkan bagi orang-orang yang rentan di seluruh dunia,” kata Guterres.

Jutaan orang berisiko

Di Afghanistan, lebih dari sembilan juta orang dapat kehilangan akses ke layanan kesehatan dan perlindungan, karena ratusan tim kesehatan keliling dan program penting lainnya menghadapi penangguhan.

Di timur laut Suriah, di mana 2,5 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan, tidak adanya pendanaan AS akan berdampak besar.

Pemotongan sudah dirasakan Ukraina, di mana bantuan berbasis uang tunai yang mendukung satu juta orang pada tahun 2024 telah ditangguhkan. Di Sudan Selatan, dana telah habis untuk program membantu pengungsi yang melarikan diri dari konflik di negara tetangga Sudan, menciptakan kondisi yang penuh sesak dan tidak sehat di daerah perbatasan.

Di luar bantuan kemanusiaan langsung, pemotongan juga akan sangat mempengaruhi upaya kesehatan dan keamanan global.

Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC) akan dipaksa untuk menghentikan banyak operasi kontra-narkotika, termasuk yang menargetkan krisis fentanil dan secara dramatis mengurangi kegiatannya terhadap perdagangan manusia.

“Dan pendanaan untuk banyak program memerangi HIV/AIDS, tuberkulosis, malaria dan kolera telah berhenti,” kata Guterres.

Kemitraan penting

Guterres menekankan bahwa dukungan AS telah lama menjadi pusat upaya kemanusiaan global.

Kemurahan hati dan kasih sayang rakyat Amerika tidak hanya menyelamatkan nyawa, membangun perdamaian dan memperbaiki keadaan dunia. Mereka telah berkontribusi pada stabilitas dan kemakmuran yang diandalkan orang Amerika,” tambahnya.

Pikirkan lagi

Sekretaris Jenderal mendesak Pemerintah AS untuk mempertimbangkan kembali pemotongan dana, memperingatkan bahwa mengurangi peran kemanusiaan Amerika akan memiliki konsekuensi yang luas, tidak hanya bagi mereka yang membutuhkan tetapi juga untuk stabilitas global.

“Melalui pemotongan ini akan membuat dunia kurang sehat, kurang aman, dan kurang sejahtera,” katanya, menyatakan bahwa Badan-badan PBB siap memberikan informasi dan pembenaran yang diperlukan untuk proyek-proyeknya.

Kami berharap dapat bekerja sama dengan Amerika Serikat dalam hal ini,” tambahnya.

Guterres mengatakan PBB akan terus melakukan segala kemungkinan untuk memberikan bantuan penyelamatan jiwa dan mendiversifikasi sumber pendanaan.

“Prioritas mutlak kami tetap jelas. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memberikan bantuan penyelamatan jiwa kepada mereka yang sangat membutuhkan,” katanya.

Kami tetap berkomitmen untuk membuat upaya kemanusiaan global seefisien mungkin, akuntabel, dan seinovatif mungkin sambil terus menyelamatkan nyawa.”

Audio lengkap dari sambutan Sekretaris Jenderal Guterres kepada pers.

Sumber